
Cuaca Buruk dan Puting Beliung Terjang Jakarta dan Bekasi, Sebabkan Kerusakan
Jakarta, 18 Maret 2025 — Jakarta dan Bekasi diguncang oleh cuaca buruk yang disertai puting beliung pada Senin malam hingga Selasa pagi (17-18 Maret 2025). Kejadian tersebut menyebabkan kerusakan signifikan pada beberapa fasilitas publik, rumah warga, dan pohon yang tumbang di berbagai wilayah.
Menurut laporan dari Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), hujan deras dan angin kencang mulai melanda daerah Jakarta dan Bekasi sejak sore hari. Pada malam hari, fenomena puting beliung terjadi di beberapa lokasi, menyebabkan terjadinya kerusakan struktural di kawasan rumah dan perkantoran.
Di Jakarta, kawasan seperti Jakarta Timur dan Jakarta Selatan menjadi yang paling terdampak. Di beberapa tempat, pohon-pohon besar tumbang menimpa kendaraan dan bangunan. Sementara itu, di Bekasi, sejumlah rumah mengalami kerusakan pada atap dan pagar, serta beberapa kabel listrik yang terputus.
Warga yang menjadi korban bencana ini langsung berusaha mengamankan diri, sementara petugas dari Dinas Pemadam Kebakaran dan BPBD (Badan Penanggulangan Bencana Daerah) segera turun ke lapangan untuk membantu mengevakuasi korban serta membersihkan sisa-sisa puing yang menghalangi jalan. Masyarakat juga diimbau untuk tetap berhati-hati dan menghindari tempat-tempat terbuka, terutama di area yang rawan angin kencang.
BMKG sendiri telah mengeluarkan peringatan dini tentang kemungkinan cuaca buruk yang akan berlanjut beberapa hari ke depan. Diperkirakan hujan lebat dan angin kencang masih akan terjadi di beberapa wilayah Jabodetabek, dan warga diminta untuk selalu memperbarui informasi cuaca dari sumber yang terpercaya.
Sejumlah warga juga membagikan momen-momen mengerikan saat puting beliung terjadi di media sosial. Video yang memperlihatkan pohon-pohon tumbang serta benda-benda yang terangkat angin cepat tersebar di berbagai platform, menarik perhatian publik mengenai dampak perubahan iklim yang semakin nyata.
Dari pihak berwenang, belum ada laporan mengenai korban jiwa akibat kejadian ini, namun kerugian materiil diperkirakan mencapai puluhan juta rupiah. Warga yang terdampak cuaca ekstrem ini diharapkan segera melapor ke pihak berwajib untuk mendapatkan bantuan yang diperlukan.
Sementara itu, pemerintah kota bersama dengan lembaga terkait akan mempercepat proses perbaikan dan pemulihan fasilitas yang rusak akibat bencana alam ini.